18 Juli, 2010

Kebakaran di Sidikalang

| |
1 Comment
Sekitar tiga puluh rumah yang terletak di Jalan Merdeka, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, ludes terbakar, pada pagi hari tadi (18/07) kejadian tersebut kira-kira pukul 09.00 WIB. Sangat disayangkan meski kebakaran terjadi di pagi hari saat masyarakat setempat sudah pada bangun dan beraktifitas, kejadian tersebut bisa juga menghanguskan sekitar tiga puluh unit rumah penduduk yang sebagian besar merupakan rumah pertokoan. Juga disayangkan penanganan yang kurang cepat dari pihak terkait.

Diperkirakan tidak ada korban jiwa akibat keganasan si jago merah tersebut. Para penghuni berhasil menyelamatkan diri meski sebagian besar tidak sempat menyelamatkan barang mereka.

Sampai artikel ini dimuat belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Pihak Polres Kabupaten Dairi sedang mengadakan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Sementara kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah
Read More

12 Juli, 2010

Facebook Indonesia di Hack?

| |
4 Comment
Tadi saya mengakses facebook berbahasa Indonesia, ada sesuatu yang aneh bin ajaib, situs Facebook yang biasanya terdapat tulisan "It's free (and always will be)" dibawah tulisan Sign Up atau "Gratis dan siapa saja bisa bergabung" dibawah tulisan mendaftar koq berubah menjadi tulisan "trnyt hslny tdk memuaskn..hikzhikz " lihat screenshotnya. Apakah sebuah situs jejaring sosial yang cukup besar ini sedang di hack atau dikerjain?

Anehnya tulisan tersebut bertuliskan bahasa Indonesia dan bahasanya pun bahasa sehari-hari yang tidak mungkin orang yang bukan orang Indonesia tau kata-kata itu. Saya lalu perhatikan dan mengeja alamat url Facebook yang saya ketikan di address bar siapa tau saya sedang terkena fake login dan ternyata tidak salah, alamat di address bar bertuliskan https://www.facebook.com/. Bahkan alamat tersebut sudah masuk halaman aman atau secure dibuktikan dengan adanya tambahan huruf  "s" setelah http menjadi https yang artinya kita sedang masuk alamat situs yang aman.

Analisa saya mungkin Facebook sedang di hack atau bisa saja ini sebuah sensasi dari pengelola Facebook itu sendiri. Untuk jelasnya kita tanya si orang muda terkaya dunia bang Mark Zuckerberg.
Read More

08 Juli, 2010

Membaca di Ipad Lebih Lambat Dibanding di Buku Cetak

| |
0 Comment
Menurut hasil penelitian terbaru, membaca di iPad ternyata membutuhkan waktu lebih lama daripada kita membaca buku atau media cetak.

Jakob Nielsen dari Nielsen Norman Group, sebuah perusahaan konsultan pengembangan produk, menyebutkan temuan ini didasarkan pada penelitian pembaca dengan menggunakan empat platform, yakni Kindle 2, iPad dengan aplikasi iBooks, PC monitor dan metode kuno, yakni buku kertas.

Ditemukan bahwa membaca pada komputer tablet 10,7 persen lebih lambat dibandingkan dengan membaca buku cetak. Anehnya, kebanyakan pembaca lebih suka membaca dengan menggunakan iPad dibanding buku cetak.

Temuan Nielsen didasarkan pada kinerja dari 24 pengguna yang gemar dan sering membaca buku. Mereka diminta membaca cerita pendek yang berbeda oleh pada empat platform, kemudian diukur kecepatan mereka membaca dan memahami cerita.

Dari sisi kecepatan, membaca buku cetak umumnya lebih cepat. Pengguna iPad membaca 6,2 persen lebih lambat dibandingkan dengan buku kertas, dan 10,7 persen lebih lambat dibandingkan Kindle 2. Namun, Nielsen tidak memberikan statistik pada waktu yang dibutuhkan untuk membaca lewat PC monitor.

Menariknya, hasil Nielsen menunjukkan bahwa membaca di iPad secara signifikan lebih cepat dibandingkan dengan Kindle 2. Tapi Nielsen mengingatkan bahwa perbedaan kecepatan membaca antara kedua perangkat tersebut tidak terlalu signifikan secara statistik.

"Perbedaan membaca pada iPad dan Kindle 2 sangat kecil sehingga bukan alasan untuk memilih produk yang satu ketimbang yang lain," tulis Nielsen seperti ditulis PCWorld, 6 Juli 2010.

Penelitian ini juga meminta setiap pengguna memberikan penilaian atas setiap format dengan skala 1 sampai 7 poin. Hasilnya, nilai untuk iPad 5,8 poin, Kindle 2 sebesar 5,7 poin dan buku cetak 5,6 poin. Sedangkan perangkat PC monitor berada pada peringkat terakhir, yakni 3,6 poin.

Mereka menyebutkan membaca buku pada monitor PC terlalu banyak menyedot waktu serta seperti berada di tempat kerja. Mereka justru merasa lebih santai membaca buku cetak ketimbang perangkat elektronik.

Sumber : VIVAnews
Read More